December 01, 2008
By: Tukang Kompor
Category: Advokasi, Provokasi!
Memperingati Hari AIDS Sedunia (HAS) hari ini, beberapa aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) penanggulangan AIDS di Bali menyerukan agar Orang dengan HIV dan AIDS (ODHA) tidak terus dijadikan objek. Mereka ingin agar ODHA lebih dilibatkan dalam penanggulangan AIDS di Bali.
Ikatan Korban Napza (IKON) Bali, komunitas injecting drug user (IDU) di Bali lewat pernyataan sikapnya meminta agar pemerintah, LSM, maupun lembaga penanggulangan AIDS lainnya menghentikan segala program yang menjadikan orang yang terinfeksi HIV sebagai objek. “Upaya melibatkan ODHA saat ini hanya bersifat formalitas. ODHA diundang rapat tapi hanya untuk menyatakan setuju dengan program yang akan dilakukan pemerintah maupun LSM,” kata I Gusti Ngurah Wahyunda, Koordinator IKON Bali.
Read the rest of this entry →
No Comments →
November 22, 2008
By: Tukang Kompor
Category: HIV/AIDS, Penyadaran
Kematian Orang dengan HIV dan AIDS (OHDA) di Bali meningkat dua kali lipat tahun ini dibandingkan empat tahun sebelumnya. Menurut data di bagian Voluntary, Counseling, and Testing (VCT) RS Sanglah kasus kematian ODHA pada 2004 adalah 32 orang. Namun tahun ini sudah 72 orang padahal baru sampai Oktober.
Selain kasus kematian, jumlah warga yang melakukan konseling terkait HIV dan AIDS juga meningkat tiga kali lipat dibanding empat tahun lalu. Dari 324 orang pada tahun 2004 menjadi 987 orang hingga Oktober lalu.
Read the rest of this entry →
No Comments →
November 16, 2008
By: Tukang Kompor
Category: Penyadaran
Oleh Luh De Suriyani
Ada satu pilihan lagi tempat detoksifikasi dan terapi bagi pecandu narkoba di Bali untuk mencoba mengurangi ketergantungannya. Selama ini kebanyakan detoksifikasi atau pembersihan badan dari zat narkoba ini dilakukan di rumah sakit, kini ada klinik swasta yang memberikan jasa itu yakni Klinik Psikiatri Harapan Baru, di Jalan Teuku Umar Denpasar.
Pembukaan klinik ini, Sabtu (15/11) kemarin diisi dengan diskusi seputar penanganan kasus narkoba dan pemulihannya. Hadir Ketua Pelaksana Harian Badan Narkotika Provinsi (BNP) Bali Dokter I Nyoman Sutedja, Kepala Sat Bimbingan dan Penyuluhan Direktorat Narkoba Polda Bali Ni Wayan Sri, perwakilan Rumah Sakit Jiwa Bangli, LSM yang bergerak di bidang pemulihan dan penjangkauan pecandu di Bali, pecandu narkoba, dan lainnya.
Read the rest of this entry →
No Comments →
November 02, 2008
By: Tukang Kompor
Category: Advokasi, Dokumentasi
Ingatlah baik-baik nama dan pangkat pelaku kekerasan pada Anda atau teman Anda. Kalau tidak tahu nama dan pangkatnya, cobalah ingat ciri-ciri fisik pelaku tersebut. Bentuk muka, tinggi badan, bahkan kumis pelaku itu ternyata penting juga untuk mengungkap kekerasan yang terjadi pada pengguna Napza.
Oktober lalu, Ikatan Korban Napza (IKON) Bali hadir dalam diskusi internal bersama Sara Davis, pendiri dan aktivis Asia Catalyst, lembaga advokasi korban kekerasan yang berbasis di New York, Amerika Serikat. Meski berbasis di New York, Asia Catalyst justru lebih banyak memantau pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di negara-negara Asia seperti Thailand, Kamboja, China, dan Burma. Diskusi juga diikuti Performa Semarang dan East Java Action (EJA), dua jaringan IKON di Persaudaraan Korban Napza Indonesia (PKNI).
Read the rest of this entry →
No Comments →
September 22, 2008
By: Tukang Kompor
Category: Advokasi, Dokumentasi, Kampanye
Kue ulang tahun menandai dua tahun umur Ikatan Korban Napza (IKON) Bali minggu awal September ini. Ya, tidak terasa, komunitas korban narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lain (Napza) di Bali sudah berusia dua tahun. Usia yang sangat muda. Kalau bayi, dia sedang belajar menata satu dua kata. Sudah bisa berjalan, bahkan berlari. Tapi kadang dia masih jatuh karena kurang hati-hati.
Begitu pula IKON Bali. Di usia yang dua tahun ini, IKON Bali pun masih tertatih-tatih. Kami masih terus belajar meneriakkan tuntutan untuk mengubah sistem agar lebih adil pada kami. Di sisi lain, kami juga sekali dua harus bangun kembali setelah terjatuh.
Read the rest of this entry →
No Comments →
September 22, 2008
By: Tukang Kompor
Category: HIV/AIDS, Penyadaran
Oleh Raden Danoe
Seandainya aku artis terkenal
Apakah virus itu, tidak kenal mengenal
Seandainya aku sehebat pejabat
Apakah virus itu, tidak akrab berjabat
Seandainya aku aparat melarat
Apakah virus itu, tidak sarat mendarat
Dan seandainya aku kepala rumah tangga gagah
Apakah virus itu, tidak laga ramah bersinggah
Puja tak sengaja, aku semata pecandu narkoba
Hingga sehingga virus itu, datang menantang tiba-tiba
HIV bagiku riak gelombang alunan buih sepele
Karena engkau saja, nan mempaten kutukan bertele-tele
Read the rest of this entry →
No Comments →
September 20, 2008
By: Tukang Kompor
Category: Penyadaran
Oleh Raden Danoe
Laksana… Kala Sang Surya memecah sanca cakrawala
Laksana… Rentang Dewi malam membentang bintang-bintang
Sudah letih, aku tertatih untuk meniti
Berapa peluh, aku bersimpuh untuk menempuh
Tak bosan aku menelan, pijar genggam kepatuhan
Tak henti aku jilati, untai amunisi melati hati
Tapi kenapa, di sana.. aroma masih menggema
Tapi kenapa, di sana.. gaung masih mendengung
Tapi kenapa, di sana.. perbedaan masih diagungkan
Read the rest of this entry →
No Comments →
September 11, 2008
By: Tukang Kompor
Category: Advokasi, Dokumentasi, HIV/AIDS
Anton Muhajir , Contributor, Denpasar |Thu, 09/11/2008 11:04 AM | Surfing Bali
In response to a recent government regulation that designated state health workers as the only people officially allowed to distribute syringes and needles to IDUs (Injecting Drugs Users), Bali’s HIV/AIDS non-governmental organizations have developed a new strategy.
Prior to the issuance of the regulation, NGO outreach workers were responsible for distributing needles directly to local IDU communities that participated in government-condoned NEP (Needle Exchange Program) pilot projects.
Read the rest of this entry →
Comment (1)
September 10, 2008
By: Tukang Kompor
Category: Dokumentasi, HIV/AIDS
Lembaga swadaya masyarakat (LSM) pelaksana harm reduction di Bali mengubah strategi sejak awal Agustus lalu. Harm reduction adalah program pengurangan dampak buruk penularan Human Immunodeficiancy Virus (HIV), penyebab Acquired Immune Deficiancy Syndrome (AIDS), di kalangan injecting drug user (IDU). Penularan HIV terjadi akibat perilaku IDU yang memakai satu jarum secara bergantian ketika memakai heroin.
Semula, LSM-LSM pelaksana harm reduction memberikan langsung jarum suntik steril pada IDU melalui Needle Exchange Program (NEP). Tujuannya agar IDU tidak bertukar jarum suntik dengan temannya ketika menyuntikkan heroin.
Read the rest of this entry →
No Comments →
September 02, 2008
By: Tukang Kompor
Category: Dokumentasi, HIV/AIDS, Penyadaran
• Sebagaimana estimasi WHO bahwa saat ini ada 33 juta orang yang hidup dengan HIV dan AIDS di seluruh dunia dan hidup mereka tidak boleh di sia-siakan;
• Sebagaimana estimasi WHO bahwa ada 9,7 juta orang yang sangat membutuhkan terapi anti-retroviral (ART) saat ini;
• Sebagaimana hanya kurang dari tiga juta orang yang mempunyai akses kepada ART – serta membiarkan lebih dari enam juta orang lainnya jatuh sakit dan meninggal serta jutaan anak-anak kehilangan orang tuanya;
Read the rest of this entry →
No Comments →