Subscribe

Archive for the ‘Apa Saja’

Perginya Paman Bagi Kami

November 10, 2009 By: Tukang Kompor Category: Apa Saja, Dokumentasi, Profil 2 Comments →

Oleh Anton Muhajir

Bali kehilangan paman para mantan pecandu narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lain (Napza), Bob Monkhouse. Uncle Bob, demikian panggilan akrabnya, meninggal Minggu sore kemarin di Tabanan akibat serangan jantung.

Hingga pada akhirnya hidupnya, Bob adalah Direktur Yayasan Kesehatan Bali (Yakeba), pusat rehabilitasi bagi pecandu Napza di Bali. Bob mendirikan Yakeba pada 10 April 1999.

Sebelumnya, warga Australia ini pernah mengalami ketergantungan baik pada alkohol maupun Napza lain sejak 1987. Kecanduannya inilah yang membuat dia jatuh bangun. Pernah jadi guru bahasa Inggris di salah satu uiversitas di Bali, karyawan di perusahaan minyak di Kalimantan, hingga terakhir membuat hotel melati di Tabanan, Bali.

(more…)

Daun Coca Bukan Napza!

September 04, 2009 By: Tukang Kompor Category: Advokasi, Apa Saja No Comments →

Ibu Ketua Komisi Narkotika dan Zat Adiktif dari Badan PBB
Ratu dari Negara Swedia,
Direktur Komisi,
Direktur UNODC,
Perwakilan dari pejabat tingkat tinggi dari negara-negara dunia.

Pertama, saya ingin ucapkan terima kasih atas keramahtamahan dari pemerintah dan dari rakyat Austria atas penyelenggaraan pertemuan ini, yang menunjukkan rasa tanggung jawab atas umat manusia. Sebuah pertemuan yang diadakan dengan mengatasnamakan upaya melawan peredaran gelap zat-zat Napza..

Saya menyampaikan rasa terima kasih atas penerimaan kehadiran saya pada pertemuan tingkat internasional ini. Sehingga dengan segala hormat saya meminta kepada anda agar dilakukan koreksi atas kesalahan sejarah yang ada di sini. Sebuah kesalahan yang dapat ditemukan pada Konvensi Tunggal tahun 1961 dari PBB mengenai daun COCA.

Kesalahan ini dapat ditemukan pada Kalimat ke-12 dari Artikel 49, dengan pernyataan berikut, “Pengunyahan [chewing] daun Coca harus dihapuskan dalam kurun waktu 25 tahun sejak diberlakukannya Konvensi ini.”

Di samping itu, pada Judul 1 (c) dari Artikel 49 dikatakan bahwa, “Salah satu pihak pada saat penandatanganan, ratifikasi, atau penetapan, memiliki hak untuk mengizinkan dengan sementara di salah satu dari wilayah negaranya pengunyahan daun Coca”.

(more…)

Kaji Ulang Penerapan UU Narkotika!

December 11, 2008 By: Tukang Kompor Category: Apa Saja No Comments →

Memperingati 60 tahun Deklarasi Hak Asasi Manusia (HAM), Ikatan Korban Napza (IKON) Bali menggelar aksi damai di depan kantor Kanwil Departemen Hukum dan HAM Bali Rabu (10/12) lalu. Aksi damai ini dipersiapkan sejak pukul 08.00 pagi di kantor Yakeba yang juga sekretariat IKON Bali di jalan Mertasari No. 159 Suwung.

Menurut Kordinator IKON Bali IGN Wahyunda aksi damai ini bertujuan untuk menggugah para pejabat agar mendengar persoalan korban Narkotika, Psiktropika, dan Zat Adiktif lain (Napza) yang selama ini kadung dianggap sebagai pelaku tindak kriminal.

“Semoga tuntutan kita didengar. Sehingga jangan sampai aparat dapat sewenang-wenang kepada kami,”ujarnya.

(more…)

Recruitment SC IDU Forum ICAAP IX

August 08, 2008 By: Tukang Kompor Category: Apa Saja, Dokumentasi No Comments →

Sumber Milis aids-ina@yahoogroups.com

Terkait dengan kegiatan IDU Forum yang direncanakanakan diadakan pada ICAAP IX di Bali 2009 mendatang, maka untuk persiapan tersebut PKNI (Persaudaran Korban Napza Indonesia)sebagai sebuah organisasi korban napza tingkat nasional mendapat kesempatan untuk terlibat secara penuh dalam kegiatan tersebut dari persiapan hingga pelaksanaan.

Guna mempersiapkan hal tersebut, maka akan dibentuk tim Steering Committee (SC) sementarauntuk mempersiapkan arahan kegiatan serta content dari kegiatan yang akan dilakukan tersebut sebagai draft sebelum kita melibatkan komunitas IDU di Asia Pasifik dalam SC secara penuh.

(more…)

Aksi IKON Menolak Kriminalisasi Pecandu

March 18, 2008 By: Tukang Kompor Category: Apa Saja No Comments →

Kuta sore itu masih tetap ramai. Pedagang acung menjajakan dagangannya. Turis-turis masih asyik berjemur menikmati matahari sore. Di depan Hard Rock Cafe, Martin, seorang petugas lapangan IKON, sedang menyiapkan spanduk. Beberapa kawannya terlihat sibuk. Ada yang bersiap membentangkan spanduk. Namun tidak sedikit pula yang menikmati makanan yang dijajakan pedagang asongan.

Begitu spanduk dibentangkan, terlihat isi tulisannya; “Hentikan! Stigma, Diskriminasi dan Kekerasan terhadap Pecandu dan Orang yang Terinfeksi HIV/AIDS”. Tidak hanya itu ada juga spanduk lain yang berbunyi, “Penjara Bukan Solusi untuk Pecandu Narkoba”. Ketiga, diatas spanduk berwarna merah tertulis, “Hindari HIV Bukan Orangnya”.

Ketika pengunjung pantai mulai melirik kampanye ini, tiba-tiba petugas pantai Kuta menghampiri mereka. Petugas dengan seragam bertuliskan Satgas Desa Adat Kuta bertanya kepada koordinator acara kampanye ini. “Ada apa ini? Apakah sudah mendapatkan ijin kampanye di sini?” Ketika mengetahui kegiatan ini belum mengantongi ijin dari pihak berwenang, Satgas itu meminta dengan tegas peserta kampanye menggulung spanduk.

(more…)

Pemberantasan Narkoba Perlu Terobosan Baru

March 10, 2008 By: Tukang Kompor Category: Apa Saja No Comments →

Bahaya narkoba mengancam kita semua. Barangkali banyak yang tidak sadar kalau peredaran narkba sudah sedemikian menggurita. Segmentasinya tidak lagi kalangan ertentu, tetapi sudah merambah lintas usia. Tidak peduli gender, profesi, usia atau status sosial. Kasarnya: narkoba ada di sekitar kita. Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional 2002 saja, di Jakarta jumlah anak sekolah dasar yang kecanduan mencapai angka 900 orang. Jika dijumlahkan dengan jumlah anak SD dari daerah lain maka angkanya bisa mencapai tiga digit. Sangat memprihatinkan memang.
(more…)

IKON Bali Activity in December

December 22, 2007 By: Tukang Kompor Category: Apa Saja, Dokumentasi, Kampanye, Penyadaran No Comments →

Sejumlah gambar kegiatan IKON Bali Desember ini. Semuanya dalam rangka hari hak asasi manusia sedunia.

world-human-rights-days4.jpg

world-human-rights-days2.jpg

world-human-rights-days1.jpg

1-dec2.jpg

Mereka Membeli Tiket Sekali Jalan…

November 25, 2007 By: Tukang Kompor Category: Advokasi, Apa Saja, Dokumentasi, Penyadaran 1 Comment →

Sumber Kompas (24/11/2007)

Ketika aktor Roy Marten ditangkap di Surabaya karena tersandung kasus narkoba untuk kedua kalinya, kalangan pekerja infotainment ibarat mendapat durian runtuh. File lama dibuka ulang. Sederet nama artis yang sebelumnya berurusan dengan pihak berwajib lantaran terkait kasus serupa didedahkan kembali ke ruang publik.

Akibat gencarnya penayangan kasus narkoba di kalangan artis, muncul kesan bahwa kehidupan para artis sangat dekat dengan obat-obat terlarang. Seolah-olah sebagian besar artis Indonesia adalah pencandu narkoba.

“Padahal jumlah yang terlibat itu kecil sekali. Paling cuma dua persen. Tetapi karena artis tergolong public figur, dan begitu ada yang tersangkut langsung kasusnya disorot selama berhari-hari, di-blow up habis, kesan buruk itu pun tak terelakkan,” kata Anwar Fuady, Ketua Umum Persatuan Artis Sinetron Indonesia (Parsi).

(more…)

Di Tengah Peta Perdagangan Narkoba Dunia

November 25, 2007 By: Tukang Kompor Category: Apa Saja, Dokumentasi, Kampanye, Penyadaran No Comments →

Sumber Kompas (24/11/2007)

Oleh Windoro Adi dan Iwan Santoso

Dari dalam penjara seperti LP Salemba, Jakarta, para narapidana kasus narkoba justru semakin mudah memperoleh barang-barang terlarang, seperti sabu. Sulit dipercaya dan dicerna akal sehat, tetapi itulah kenyataan yang diakui para pengguna, pengedar, dan pihak kepolisian.

Aneh, tetapi nyata! Barangkali itulah ungkapan paling pas untuk menggambarkan situasi terkini peredaran narkoba di Tanah Air. Tak heran apabila tiga tahun lalu Indonesia belum dikenal sebagai pasar utama, tetapi sejak tahun 2005 Indonesia sudah masuk dalam tiga besar peredaran narkoba—terutama jenis sabu (crystal methamphetamine)—dunia, bersama China dan Amerika Serikat.

(more…)

NakNik Community, Merayakan Keberanian dengan Teater

November 17, 2007 By: Tukang Kompor Category: Apa Saja, Dokumentasi No Comments →

Dari Bale Bengong

Sepuluh mangkok bakso, dua piring siomay, dan satu mangkuk mie ayam seperti jadi pelengkap kegembiraan kami Minggu malam, pukul 20.00 Wita, lalu. Dengan lahap anak-anak menyantap menu kaki lima di pusat kaki lima Renon Denpasar tersebut. Tiga lagu dari pengamen, yang semuanya mereka ikuti, menambah perayaan malam itu.

Kami pantas merayakan malam itu. Sebab kami sudah melewatinya, meski tidak sukses-sukses amat. “Yang penting kami sudah tampil,” kata Gede Santika, salah satu dari 11 anak itu. Mereka memang bisa melewatinya. Dan itu sebuah modal awal.

Malam itu, anak-anak yang tergabung dalam Naknik Community itu baru saja usai mementaskan teater di wantilan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali. Mereka salah satu penampil dalam Pesta Seni Anti Diskriminasi yang diadakan Ikatan Korban Napza (IKON) Bali. “Pentas seni ini sebagai bentuk kampanye agar mantan pecandu narkoba maupun pecandu narkoba tidak terus mendapat diskriminasi dari masyarakat lain,” kata Koordinator IKON Bali, IGN Wahyunda.

(more…)