IKON Bali: Lepaskan Topeng Itu!
Menyambut Malam Renungan AIDS Nusantara (MRAN) 2009, sekumpulan anak muda yang tergabung dalam Ikatan Korban Napza (IKON) Bali melakukan aksi Topeng. Aksi ini dilakukan bersamaan dengan perayaan MRAN 2009 yang dilakukan oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Denpasar di Lapangan Puputan Badung, Sabtu (23/5).
Tema MRAN 2009 kali ini adalah “Together, We are the Solution”, yang mengandung arti keterlibatan semua pihak. Namun menurut IKON Bali Saat ini banyak bentuk keterlibatan yang dilakukan masih menggunakan “Topeng”. Akiabtnya penanggulangan HIV dan AIDS akan tersendat-sendat dan diskriminasi pun tidak akan pernah hilang.
Keterlibatan yang diharapkan oleh IKON Bali adalah keterlibatan yang harus didasari oleh hati nurani yang tulus, bukan keterlibatan yang berlindung dibalik “Topeng”. Ini terlihat dalam Petisi yang diserukan oleh IKON Bali dalam acara tersebut.
Dalam Petisi tersebut, IKON Bali menyerukan beberapa hal. Antara lain : 1) semua pihak yang melakukan penanggulangan HIV sama-sama menyusun program yang tepat guna dan tidak tumpang tindih, 2) pihak rumah sakit tidak melakukan diskriminasi dan menempatkan pasien terinfeksi HIV sesuai dengan sakitnya bukan ditempatkan penyakit menular, 3) meminta pihak lapas memberikan kemudahan birokrasi kepada tahanan/napi yang terinfeksi HIV disaat sakit untuk menjalankan perawatan dirumah sakit, 4) KPA lebih transparan dalam pelaksanaan program penanggulangan HIV, 5) meminta kepada DPRD Bali untuk menyediakan anggaran daerah dalam penanggulangan HIV sesuai dengan Perda no3 Thn 2006 tentang penanggulangan HIV dan AIDS.
Dalam acara tersebut salah satu anggota IKON Bali juga membacakan puisi yang merupakan hasil karyanya sendiri. Puisi tersebut merupakan gambaran perjalanan seorang terinfeksi HIV yang melihat keterlibatan beberapa pihak hanya menggunakan “Topeng” bukan keterlibatan yang didasari oleh hati nurani.

Ikatan Korban Napza (IKON) Bali adalah kelompok yang memperjuangkan perlindungan hak asasi manusia (HAM) bagi pecandu maupun mantan pecandu Napza.Untuk mewujudkan cita-cita tersebut IKON Bali melakukannya melalui empat program utama yaitu Advokasi, Dokumentasi, Kampanye, dan Sosialisasi.
July 4th, 2009 at 4:11 pm
Saya tahu siapa pemake topeng itu!!!!! Biarkan karmaphala berjalan. Liat aja sampai kapan sih….
Topeng itu itu akan segera terbuka dan anak cucunya akan malu punya orang tua PARASIT