<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Mahkamah Agung Minta Pemakai Narkoba Tak Dihukum</title>
	<atom:link href="http://www.ikonbali.org/23/03/2009/dokumentasi/mahkamah-agung-minta-pemakai-narkoba-tak-dihukum.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ikonbali.org/23/03/2009/dokumentasi/mahkamah-agung-minta-pemakai-narkoba-tak-dihukum.html</link>
	<description>Ikatan Korban Napza (IKON) Bali adalah kelompok yang memperjuangkan perlindungan hak asasi manusia (HAM) bagi pecandu maupun mantan pecandu Napza. Untuk mewujudkan cita-cita tersebut IKON Bali melakukannya melalui empat program utama yaitu Advokasi, Dokumentasi, Kampanye, dan Sosialisasi. Untuk informasi lebih lanjut hubungi IKON Bali di Jl Mertasari No 152 Suwung Kangin Denpasar Selatan Telp 0361-724699. Email wahyu@ikonbali.org</description>
	<pubDate>Thu, 09 Sep 2010 16:11:15 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: yudi</title>
		<link>http://www.ikonbali.org/23/03/2009/dokumentasi/mahkamah-agung-minta-pemakai-narkoba-tak-dihukum.html/comment-page-1#comment-2119</link>
		<dc:creator>yudi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2009 02:58:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ikonbali.org/?p=133#comment-2119</guid>
		<description>HAJAR....SEMA MEMANG BELUM KUAT, MARI CARI CELAH.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>HAJAR&#8230;.SEMA MEMANG BELUM KUAT, MARI CARI CELAH.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yudi</title>
		<link>http://www.ikonbali.org/23/03/2009/dokumentasi/mahkamah-agung-minta-pemakai-narkoba-tak-dihukum.html/comment-page-1#comment-2116</link>
		<dc:creator>Yudi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2009 12:06:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ikonbali.org/?p=133#comment-2116</guid>
		<description>Mudah-mudahan surat yang berguna! Ayo kawan maju dan kasi tu surat ke Hakim bila perlu bacaain dikupingnya pake TOA</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mudah-mudahan surat yang berguna! Ayo kawan maju dan kasi tu surat ke Hakim bila perlu bacaain dikupingnya pake TOA</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: David</title>
		<link>http://www.ikonbali.org/23/03/2009/dokumentasi/mahkamah-agung-minta-pemakai-narkoba-tak-dihukum.html/comment-page-1#comment-2113</link>
		<dc:creator>David</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2009 01:30:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ikonbali.org/?p=133#comment-2113</guid>
		<description>INI BUKTINYA : PUTUSAN SESAT PERADILAN INDONESIA

Putusan PN. Jkt. Pst  No.Put.G/2000/PN.Jkt.Pst membatalkan demi hukum atas Klausula Baku yang 

digunakan Pelaku Usaha. Putusan ini telah dijadikan yurisprudensi. 
Sebaliknya, putusan PN Surakarta No.13/Pdt.G/2006/PN.Ska justru menggunakan Klausula Baku 

untuk menolak gugatan. Padahal di samping tidak memiliki Seritifikat Jaminan Fidusia, Pelaku 

Usaha/Tergugat (PT. Tunas Financindo Sarana) terindikasi melakukan suap di Polda Jateng.
Ajaib. Di zaman terbuka ini masih ada saja hakim yang berlagak 'bodoh', lalu seenaknya 

membodohi dan menyesatkan masyarakat, sambil berlindung di bawah 'dokumen dan rahasia negara'. 
Statemen "Hukum negara Indonesia berdiri diatas pondasi suap" (KAI) dan "Ratusan rekening liar 

terbanyak dimiliki oknum-oknum MA" (KPK); adalah bukti nyata moral sebagian hakim negara ini 

sudah terlampau sesat dan bejat. 
Permasalahan sekarang, kondisi seperti ini akan dibiarkan sampai kapan?? Sistem pemerintahan 

jelas tidak berdaya mengatasi sistem peradilan seperti ini. Lalu siapa yang mau perduli? 
Ataukah hanya revolusi solusinya??

David  
HP. (0274)9345675</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>INI BUKTINYA : PUTUSAN SESAT PERADILAN INDONESIA</p>
<p>Putusan PN. Jkt. Pst  No.Put.G/2000/PN.Jkt.Pst membatalkan demi hukum atas Klausula Baku yang </p>
<p>digunakan Pelaku Usaha. Putusan ini telah dijadikan yurisprudensi.<br />
Sebaliknya, putusan PN Surakarta No.13/Pdt.G/2006/PN.Ska justru menggunakan Klausula Baku </p>
<p>untuk menolak gugatan. Padahal di samping tidak memiliki Seritifikat Jaminan Fidusia, Pelaku </p>
<p>Usaha/Tergugat (PT. Tunas Financindo Sarana) terindikasi melakukan suap di Polda Jateng.<br />
Ajaib. Di zaman terbuka ini masih ada saja hakim yang berlagak &#8216;bodoh&#8217;, lalu seenaknya </p>
<p>membodohi dan menyesatkan masyarakat, sambil berlindung di bawah &#8216;dokumen dan rahasia negara&#8217;.<br />
Statemen &#8220;Hukum negara Indonesia berdiri diatas pondasi suap&#8221; (KAI) dan &#8220;Ratusan rekening liar </p>
<p>terbanyak dimiliki oknum-oknum MA&#8221; (KPK); adalah bukti nyata moral sebagian hakim negara ini </p>
<p>sudah terlampau sesat dan bejat.<br />
Permasalahan sekarang, kondisi seperti ini akan dibiarkan sampai kapan?? Sistem pemerintahan </p>
<p>jelas tidak berdaya mengatasi sistem peradilan seperti ini. Lalu siapa yang mau perduli?<br />
Ataukah hanya revolusi solusinya??</p>
<p>David<br />
HP. (0274)9345675</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
