Subscribe

Archive for November, 2007

Institusi Negara Mudah “Dibeli”

November 28, 2007 By: Tukang Kompor Category: Dokumentasi, Kampanye, Advokasi 1 Comment →

Sumber Kompas

Jakarta, Kompas - Kerapuhan di birokrasi, termasuk di lembaga penegak hukum, menjadikan Indonesia dianggap sangat cocok sebagai salah satu lokasi industri narkoba internasional. Dengan kesadaran penuh, sindikat narkoba internasional memanfaatkan berbagai institusi formal negara yang mudah “dibeli”.

Hal itu dipaparkan secara terpisah oleh kriminolog dari Universitas Indonesia, yakni Erlangga Masdiana, Adrianus Meliala, dan Ronny Nitibaskara.

(more…)

Narkoba, AIDS, dan Kita

November 25, 2007 By: Tukang Kompor Category: HIV/AIDS, Dokumentasi, Penyadaran 1 Comment →

Sumber Kompas (24/11/2007)

Oleh EVY RACHMAWATI

Situasi epidemi HIV di Tanah Air kian mencemaskan. Menurut laporan tahunan terbaru dari Badan Dunia untuk Penanggulangan HIV/AIDS atau UNAIDS, Indonesia kini berada di urutan nomor satu di antara negara-negara Asia terkait dengan tingkat kecepatan laju epidemi HIV.

Saat ini di kawasan Asia diperkirakan 4,9 juta orang hidup dengan HIV/AIDS, termasuk 440.000 kasus baru pada tahun lalu. Sekitar 300.000 orang meninggal akibat berbagai penyakit terkait AIDS. Asia Tenggara sendiri memiliki tingkat prevalensi tertinggi di Asia, dengan luas wilayah endemis bervariasi antarnegara.

Ketika epidemi di Kamboja, Myanmar, dan Thailand menunjukkan penurunan prevalensi HIV, di Indonesia dan Vietnam justru meningkat pesat. Mayoritas kasus infeksi baru di Indonesia dan Vietnam disebabkan pemakaian narkotika, psikotropika, dan zat-zat adiktif lainnya (napza), terutama penggunaan jarum suntik injecting drug use (IDU), dan hubungan seks tidak aman.

(more…)

Kami Ingin Sembuh…

November 25, 2007 By: Tukang Kompor Category: HIV/AIDS, Dokumentasi, Advokasi No Comments →

Sumber Kompas (24/11/2007)

Oleh Khairina

Orang bilang, pencandu narkoba—sekeras apa pun dia berusaha—tidak bisa sepenuhnya sembuh. Pencandu narkoba selalu identik dengan kekerasan, bertingkah seenaknya, mengganggu orang lain, dan merusak. Itu sebabnya, stigma negatif dan cap sebagai sampah masyarakat selalu melekat di dahi para pencandu narkoba.

Stigma negatif itu yang akhirnya kembali membuat seorang mantan pencandu narkoba kembali terpuruk. Perasaan kesendirian, tak punya kawan, membuat mereka kembali terbenam dalam gelimang narkoba. Hanya segelintir mantan pencandu yang berhasil menata kembali hidupnya walau harus lewat perjuangan keras dan berliku.

Ivan Winandar (30-an) adalah salah satu mantan pencandu yang berhasil lepas. Pria yang pernah sepuluh tahun menjadi pencandu narkoba itu kini bahkan memilih menjadi pendamping (counsellor) bagi para pencandu narkoba yang ingin sembuh. Ivan dan 11 rekannya mengelola Halmahera House, rumah rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Jakarta.

(more…)

Mereka Membeli Tiket Sekali Jalan…

November 25, 2007 By: Tukang Kompor Category: Dokumentasi, Penyadaran, Advokasi, Apa Saja 1 Comment →

Sumber Kompas (24/11/2007)

Ketika aktor Roy Marten ditangkap di Surabaya karena tersandung kasus narkoba untuk kedua kalinya, kalangan pekerja infotainment ibarat mendapat durian runtuh. File lama dibuka ulang. Sederet nama artis yang sebelumnya berurusan dengan pihak berwajib lantaran terkait kasus serupa didedahkan kembali ke ruang publik.

Akibat gencarnya penayangan kasus narkoba di kalangan artis, muncul kesan bahwa kehidupan para artis sangat dekat dengan obat-obat terlarang. Seolah-olah sebagian besar artis Indonesia adalah pencandu narkoba.

“Padahal jumlah yang terlibat itu kecil sekali. Paling cuma dua persen. Tetapi karena artis tergolong public figur, dan begitu ada yang tersangkut langsung kasusnya disorot selama berhari-hari, di-blow up habis, kesan buruk itu pun tak terelakkan,” kata Anwar Fuady, Ketua Umum Persatuan Artis Sinetron Indonesia (Parsi).

(more…)

LP, Sarang yang Nyaman…

November 25, 2007 By: Tukang Kompor Category: Dokumentasi, Penyadaran, Kampanye No Comments →

Sumber Kompas (24/11/2007)

Oleh Khairina dan CM Rien Kuntari

Di tengah hiruk pikuk upaya pemberantasan narkotika dan psikotropika yang luar biasa, ada satu sudut di negeri ini yang seolah “tak tersentuh” olehnya, yaitu sang bandar atau pengedar. Kenyataannya, mereka hidup sangat subur justru ketika berada di dalam penjara. Setidaknya, begitulah pengakuan satu di antara mereka….

Nama Anton Medan barangkali tetap menjadi nama yang akan tetap tersimpan rapi. Selama hidup, ia tak pernah lepas dari yang disebut penjara. Lebih dari 18 tahun dalam hidupnya ia habiskan dengan masuk keluar penjara. Dari semua sebab, yang terbesar adalah masalah narkoba.

(more…)

Di Tengah Peta Perdagangan Narkoba Dunia

November 25, 2007 By: Tukang Kompor Category: Dokumentasi, Penyadaran, Kampanye, Apa Saja No Comments →

Sumber Kompas (24/11/2007)

Oleh Windoro Adi dan Iwan Santoso

Dari dalam penjara seperti LP Salemba, Jakarta, para narapidana kasus narkoba justru semakin mudah memperoleh barang-barang terlarang, seperti sabu. Sulit dipercaya dan dicerna akal sehat, tetapi itulah kenyataan yang diakui para pengguna, pengedar, dan pihak kepolisian.

Aneh, tetapi nyata! Barangkali itulah ungkapan paling pas untuk menggambarkan situasi terkini peredaran narkoba di Tanah Air. Tak heran apabila tiga tahun lalu Indonesia belum dikenal sebagai pasar utama, tetapi sejak tahun 2005 Indonesia sudah masuk dalam tiga besar peredaran narkoba—terutama jenis sabu (crystal methamphetamine)—dunia, bersama China dan Amerika Serikat.

(more…)

Perang Melawan Narkoba

November 25, 2007 By: Tukang Kompor Category: Dokumentasi, Penyadaran, Kampanye No Comments →

Sumber Kompas (24/11/2007)

Oleh Sri Hartati Samhadi

Dunia Elsie (48) serasa runtuh dan mendadak gelap ketika ia mengetahui putra bungsu kesayangannya yang baru beranjak remaja ternyata seorang pemakai dan sudah pada tahap kecanduan akut. Narkoba kemudian menjadi mimpi buruk yang seolah tidak pernah berakhir bagi keluarga dari strata ekonomi menengah di pinggiran Jakarta ini.

Seluruh tabungan keluarga terkuras untuk biaya penyembuhan putranya. Rumah dan dua mobil hasil menabung puluhan tahun harus direlakan untuk menyembuhkan putra yang selama empat tahun harus masuk keluar panti rehabilitasi dan berkali-kali sekarat karena sakaw.

(more…)

Diskresi Kapolri Sesuai HAM

November 21, 2007 By: Tukang Kompor Category: Provokasi!, Dokumentasi, Penyadaran, Kampanye, Advokasi 1 Comment →

Sumber Jawa Pos

Pemidanaan Anak Pemakai Narkoba Bukan Jalan Terbaik

JAKARTA - Diskresi yang dikeluarkan Kapolri Jenderal Pol Sutanto agar pengusutan anak-anak korban narkoba tidak diperlakukan seperti tersangka disambut positif Jaksa Agung Hendarman Supandji. Dia menegaskan, selaku penyidik, polisi memang memiliki kewenangan diskresi yang bisa menjadi alasan pemaaf dalam penanganan kasus pidana.

Sebagaimana diberitakan kemarin (11/11), sebuah terobosan hukum di bidang pemberantasan narkoba lahir di Gedung Graha Pena Jawa Pos, Surabaya . Sabtu lalu, saat penandatanganan MoU kerja sama antara Grup Jawa Pos dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), Sutanto menginstruksikan agar seluruh jajaran kepolisian tidak serta merta menjadikan anak di bawah umur sebagai tersangka narkoba.

“Saat ini, saya membuat diskresi bahwa para pemakai narkoba, terutama anak-anak, jangan diperlakukan seperti tersangka. Mereka lebih layak disebut korban,” kata Sutanto yang juga kepala BNN tersebut kala itu.

(more…)

Pencandu Narkoba, Korban atau Kriminal?

November 21, 2007 By: Tukang Kompor Category: Provokasi!, Dokumentasi, Kampanye, Advokasi No Comments →

Sumber Kompas

Jika Anda adalah Roy Marten, apa yang Anda butuhkan saat ini? Perawatan dan rehabilitasi, atau penjara?

Pertanyaan ini harus dijawab dengan baik karena menyangkut kepentingan manusia dan negara. Untuk itu, diperlukan argumen yang mengedepankan rasa keadilan dan kepentingan perlindungan masyarakat.

Mari mulai dengan penjara, pilihan yang lazim dilakukan. Apa manfaat penjara bagi pemakai narkoba seperti Roy Marten? Pendapat umum menyatakan, penjara memberi efek jera. Artinya, mereka yang melakukan tindakan melawan hukum akan takut mengulang perbuatannya karena tidak mau dipenjara lagi. Benarkah? Bagi pengidap masalah adiksi (judi, seks, alkohol, narkoba), pemenjaraan tidak pernah efektif. Sulit mencari bukti itu dalam literatur adiksi.

Kebutuhan akan zat atau perilaku yang digandrunginya, seperti judi, akan memberi dorongan yang amat besar sehingga mengalahkan mekanisme berpikir rasional dan rasa takut akan konsekuensinya. Karena itu, pencandu narkoba dan adiksi lain (penjudi, pemerkosa) adalah residivis paling umum di lembaga pemasyarakatan di mana pun di dunia. Pertanyaannya, mengapa?

(more…)

NakNik Community, Merayakan Keberanian dengan Teater

November 17, 2007 By: Tukang Kompor Category: Dokumentasi, Apa Saja No Comments →

Dari Bale Bengong

Sepuluh mangkok bakso, dua piring siomay, dan satu mangkuk mie ayam seperti jadi pelengkap kegembiraan kami Minggu malam, pukul 20.00 Wita, lalu. Dengan lahap anak-anak menyantap menu kaki lima di pusat kaki lima Renon Denpasar tersebut. Tiga lagu dari pengamen, yang semuanya mereka ikuti, menambah perayaan malam itu.

Kami pantas merayakan malam itu. Sebab kami sudah melewatinya, meski tidak sukses-sukses amat. “Yang penting kami sudah tampil,” kata Gede Santika, salah satu dari 11 anak itu. Mereka memang bisa melewatinya. Dan itu sebuah modal awal.

Malam itu, anak-anak yang tergabung dalam Naknik Community itu baru saja usai mementaskan teater di wantilan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali. Mereka salah satu penampil dalam Pesta Seni Anti Diskriminasi yang diadakan Ikatan Korban Napza (IKON) Bali. “Pentas seni ini sebagai bentuk kampanye agar mantan pecandu narkoba maupun pecandu narkoba tidak terus mendapat diskriminasi dari masyarakat lain,” kata Koordinator IKON Bali, IGN Wahyunda.

(more…)